Skip to main content

Penyebab Dasar Kecelakaan


Selain penyebab langsung kecelakaan, juga terdapat penyebab dasar kecelakaan yang harus diketahui yaitu terdiri dari Faktor Manusia dan Faktor Pekerjaan.


1.    Faktor Manusia ( Human Factor )

Terdapat beberapa kategori yang dapat digolongkan kedalam faktor manusia, yaitu :
-          Ketidak mampuan fisik, yaitu berkaitan dengan keampuan fisik yang dimiliki oleh tenaga kerja untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu.
-          Kondisi mental dan Stres mental, yaitu berkaitan dengan keadaan mental misalnya orang yang sedang terbelit masalah, frustasi. Jika anda  sedang terbelit masalah hendaknya tidak memaksakan diri untuk bekerja karena akan menganggu konsentrasi anda dalam bekerja yang bisa menjadi penyebab kecelakaan.
-          Perilaku, yaitu hal yang berkaitan dengan perilaku seorang tenaga kerja maka ketika anda melihat rekan kerja yang menunjukkan perilaku yang tidak aman segera lakukan tindakan sesuai kemampuan anda agar tidak menimbulkan permasalahan.
-          Tingkat ketrampilan, yaitu ketrampilan yang harus dimiliki oleh tenaga kerja untuk melaksanakan suatu pekerjaan tertentu, anda tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan tertentu sebelum anda mendapatkan pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut atau anda belum memiliki SIMPER yang sesuai bagi seorang operator.

2.    Faktor Pekerjaan ( Job Factor )
Terdapat beberapa kategori yang dapat digolongkan kedalam faktor pekerjaan,  yaitu :
-          Tidak ada program pelatihan untuk menentukan kompetensi.
-          Kepemimpinan dan  pengawasan  /Supervisi yang kurang memadai.
-          Rencana kerja termasuk didalamnya adalah pemeliharaan dan perbaikan  serta kerusakan yang berlebih. Segera melaporkan kepada atasan jika anda menemukan alat dan peralatan anda mengalami kerusakan hal ini dapat anda ketahui sedini mungkin jika anda melakukan pemeriksaan menggunakan atau mengoperasikan suatu peralatan.
-          Peraturan / Standar / Prosedur Kerja, yaitu peraturan  atau standar atau prosedur kerja yang harus diikuti untuk melaksanakan suatu pekerjaan, Sebelum anda melaksanakan suatu pekerjaan anda harus mengetahui prosedur dan standar kerja dari tugas anda untuk menghindari kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
-          Komunikasi, yaitu komunikasi horisontal antar sesama rekan kerja dan komunikasi vertikal antara pengawas dan karyawan hal ini untuk menghindari adanya kecelakaan karena kesalahan informasi atau kurangnya informasi.

by:kangherman

Comments

Popular posts from this blog

Materi Safety Talks : Kondisi Tidak Aman

Kondisi Tidak Aman Kondisi Tidak Aman merupakan suatu keadaan (umumnya tempat kerja) yang ada di sekitar kita yang memiliki potensi menyebabkan cidera atau kecelakaan kerja serta kerusakaan lainnya.   Kadang kala kita membiarkan kondisi lingkungan kerja berantakan, sembrawut, dan tidak rapi serta berbagai kondisi lainnya. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sedang mengumpulkan bahaya-bahaya di tempat kerja kita dan tinggal menunggu bagaimana itu menjadi sebuah kecelakaan baik terjadi pada kita atau orang lain. Berikut ini beberapa contoh Kondisi Tidak aman yang sering kita jumpai : 1. Barang yang menghalangi apar/ hydrant atau pintu keluar atau area pejalan kaki 2. Kabel terkelupas/ terbuka  3. Kondisi kabel power yang tergenang air 4. Kondisi di area pengecekkan barang yang gelap (minim cahaya) 5. Kondisi lantai licin dipenuhi oli tumpah 6. Barang yang ditumpuk terlalu tinggi dan berpotensi roboh 7. Dan berbagai kondisi lainnya yang dapat menimbulkan cidera at...

Pesan Keselamatan Kerja Agar Selamat Setiap Hari

Pesan Keselamatan Kerja untuk karyawan Workshop : 1.Keselamatan adalah prioritas utama kita di bengkel ini. Pastikan selalu mengenakan perlindungan diri seperti helm, sarung tangan, dan sepatu keselamatan saat bekerja. 2.Jangan pernah mengabaikan prosedur keselamatan. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan dan mesin-mesin agar selalu dalam kondisi yang aman untuk digunakan. 3.Ingatlah bahwa keselamatan bukanlah kebetulan, melainkan sebuah pilihan. Jadilah contoh yang baik dengan selalu mematuhi aturan keselamatan di tempat kerja. 4.Kami peduli akan keselamatan Anda. Laporkan segera setiap kondisi atau kejadian yang dapat membahayakan agar tindakan preventif dapat segera diambil. 5.Kerja keras dan cerdas adalah kunci kesuksesan, tetapi keselamatan adalah fondasi yang tak tergantikan. Selalu prioritaskan keselamatan dalam setiap tugas yang Anda lakukan. 6.Setiap tindakan keselamatan yang Anda lakukan adalah investasi bagi masa depan. Jaga diri Anda sendiri dan sesama de...

Selamatkan Jari-Jari Anda

Panduan Keselamatan Kerja untuk Mekanik   Panduan ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi mekanik, khususnya untuk melindungi jari dan tangan dari cedera. Cedera pada jari dan tangan sangat umum di lingkungan kerja mekanik, seringkali mengakibatkan hilangnya fungsi, rasa sakit kronis, dan bahkan cacat permanen. Pencegahan adalah kunci untuk menghindari konsekuensi ini.   Memahami Risiko:   Lingkungan kerja mekanik penuh dengan potensi bahaya bagi jari dan tangan. Mesin yang bergerak, alat tajam, dan bahan kimia berbahaya hanyalah beberapa contohnya. Risiko meningkat jika mekanik tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang tepat atau tidak mengikuti prosedur keselamatan yang benar. Beberapa risiko spesifik meliputi:   - Terjepit : Bagian tubuh, terutama jari, dapat terjepit di antara bagian mesin yang bergerak. - Terpotong : Alat tajam seperti pisau, gergaji, dan pahat dapat menyebabkan luka potong yang serius. - Tergores : Permukaan mesin...