Skip to main content

Pemeriksaan APAR


Alat Pemadam Api Ringan atau disingakat APAR / Fire Extinguisher adalah alat pemadam api ketika terjadi kebakaran dalam tahap awal atau api masih kecil /belum membesar, tetapi ketika api sudah besar maka alat pemadam api ringan ( APAR ) ini tidak akan banyak berfungsi /membantu.

Sehingga kita harus benar benar mempersiapkan APAR di tempat – tempat tertentu yang memang mempunyai resiko terjadi kebakaran sesuai dengan jenis api yang mungkin timbul, misalnya : Disetiap ruangan, disetiap kendaraan dan alat berat, setiap troly Oksigen dan acetylene , ruangan genset dan lain lain.

Untuk menghindari APAR tidak dapat difungsikan /digunakan maka perlu dilakukan pengecekan / pemeriksaan  secara rutin. Kemudian apa saja yang kita periksa dalam pengecekan tersebut……???, pemeriksaan secra sederhana meliputi hal – hal sebagai berikut :

1.    Periksalah Presure / tekanan dari isi APAR dengan melihat jarum penunjuk apabila jarum penunjuk berada pada range /posisi hijau maka itu menunjukkan masih mempunyai tekanan yang full / penuh.

2.    Periksalah kondisi segel pengaman pin lock, jika kondisinya masih bagus /utuh atau sudah rusak /putus, jika sudah putus / rusak maka segera laporkan kepada bagian SHE Departemen atau Maintenance Departemen untuk diganti yang baru.

3.    Periksalah kondisi selang /hose apakah terdapat sumbatan atau tidak, bersihkan segera kotoran – kotoran yang menyumbat.

4.  Periksalah Kondisi tabung dan Isinya dengan mengguncang – guncangkan dan membolak – balikkannya agar tidak membeku ( Jika suara saat dibolak – balikkan seperti benda jatuh  maka itu pertanda isinya sudah membeku, bolak – balikkan terus sampai suara jatuhannya seperti pasir tumpah )

Lakukan pemeriksaan ini secara rutin untuk menjaga kondisi APAR anda jika terjadi kebakaran pada Unit /alat atau ruangan anda, sehingga kebakaran yang lebih besar dapat dihindarkan.


by;Kangherman


Comments

Popular posts from this blog

Materi Safety Talks : Kondisi Tidak Aman

Kondisi Tidak Aman Kondisi Tidak Aman merupakan suatu keadaan (umumnya tempat kerja) yang ada di sekitar kita yang memiliki potensi menyebabkan cidera atau kecelakaan kerja serta kerusakaan lainnya.   Kadang kala kita membiarkan kondisi lingkungan kerja berantakan, sembrawut, dan tidak rapi serta berbagai kondisi lainnya. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sedang mengumpulkan bahaya-bahaya di tempat kerja kita dan tinggal menunggu bagaimana itu menjadi sebuah kecelakaan baik terjadi pada kita atau orang lain. Berikut ini beberapa contoh Kondisi Tidak aman yang sering kita jumpai : 1. Barang yang menghalangi apar/ hydrant atau pintu keluar atau area pejalan kaki 2. Kabel terkelupas/ terbuka  3. Kondisi kabel power yang tergenang air 4. Kondisi di area pengecekkan barang yang gelap (minim cahaya) 5. Kondisi lantai licin dipenuhi oli tumpah 6. Barang yang ditumpuk terlalu tinggi dan berpotensi roboh 7. Dan berbagai kondisi lainnya yang dapat menimbulkan cidera at...

Pesan Keselamatan Kerja Agar Selamat Setiap Hari

Pesan Keselamatan Kerja untuk karyawan Workshop : 1.Keselamatan adalah prioritas utama kita di bengkel ini. Pastikan selalu mengenakan perlindungan diri seperti helm, sarung tangan, dan sepatu keselamatan saat bekerja. 2.Jangan pernah mengabaikan prosedur keselamatan. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan dan mesin-mesin agar selalu dalam kondisi yang aman untuk digunakan. 3.Ingatlah bahwa keselamatan bukanlah kebetulan, melainkan sebuah pilihan. Jadilah contoh yang baik dengan selalu mematuhi aturan keselamatan di tempat kerja. 4.Kami peduli akan keselamatan Anda. Laporkan segera setiap kondisi atau kejadian yang dapat membahayakan agar tindakan preventif dapat segera diambil. 5.Kerja keras dan cerdas adalah kunci kesuksesan, tetapi keselamatan adalah fondasi yang tak tergantikan. Selalu prioritaskan keselamatan dalam setiap tugas yang Anda lakukan. 6.Setiap tindakan keselamatan yang Anda lakukan adalah investasi bagi masa depan. Jaga diri Anda sendiri dan sesama de...

Selamatkan Jari-Jari Anda

Panduan Keselamatan Kerja untuk Mekanik   Panduan ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi mekanik, khususnya untuk melindungi jari dan tangan dari cedera. Cedera pada jari dan tangan sangat umum di lingkungan kerja mekanik, seringkali mengakibatkan hilangnya fungsi, rasa sakit kronis, dan bahkan cacat permanen. Pencegahan adalah kunci untuk menghindari konsekuensi ini.   Memahami Risiko:   Lingkungan kerja mekanik penuh dengan potensi bahaya bagi jari dan tangan. Mesin yang bergerak, alat tajam, dan bahan kimia berbahaya hanyalah beberapa contohnya. Risiko meningkat jika mekanik tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang tepat atau tidak mengikuti prosedur keselamatan yang benar. Beberapa risiko spesifik meliputi:   - Terjepit : Bagian tubuh, terutama jari, dapat terjepit di antara bagian mesin yang bergerak. - Terpotong : Alat tajam seperti pisau, gergaji, dan pahat dapat menyebabkan luka potong yang serius. - Tergores : Permukaan mesin...